Jakarta – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan, meraih penghargaan terbaik kedua tingkat ibu kota provinsi se-Tanah Papua dalam kategori penurunan tingkat pengangguran yang diberikan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Bupati Jayawijaya Atenius Murib mengatakan, pemerintah daerah terus berupaya memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan dan pelatihan keterampilan, sehingga tidak hanya bergantung pada penerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Salah satu upaya yang telah dilakukan ialah mengirimkan sebanyak 50 anak-anak jalanan untuk mengikuti pelatihan ketrampilan Yogyakarta dan Semarang untuk mengembangkan mental, rohani, dan kesehatan,” katanya di Jayapura dilansir Antara, Rabu (24/6/2026).
Menurut Atenius, Pemkab Jayawijaya juga tengah mempersiapkan pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang diharapkan dapat menjadi salah satu sektor penyerap tenaga kerja lokal.
“Tahun ini juga kami menargetkan pengelolaan lahan seluas 700 hektare persawahan dan dengan adanya program ini diharapkan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah daerah terus mendorong masyarakat untuk mengembangkan sektor hortikultura sesuai potensi yang dimiliki masing-masing distrik. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga.
Atenius menyampaikan apresiasi kepada Kemendagri atas penghargaan yang diberikan kepada Pemkab Jayawijaya atas capaian dalam menekan angka pengangguran.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan layanan publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya lagi.
Berdasarkan data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Jayawijaya tercatat sebesar 2,74 persen. Angka tersebut menunjukkan sebagian besar angkatan kerja di daerah itu telah terserap di berbagai sektor ekonomi.













