Jakarta – Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengatakan, pemerintah tengah mengupayakan efisiensi penyelenggaraan ibadah haji dengan memangkas masa tinggal jemaah Indonesia di Arab Saudi melalui penambahan slot penerbangan dari kedua negara.
Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan Irfan dengan Menteri Transportasi dan Layanan Logistik Arab Saudi Saleh bin Nasser Al-Jasser. Menurut Irfan, pemerintah Arab Saudi menyambut baik usulan tersebut.
“Tadi sore pembicaraan kita berkaitan dengan, pertama, pemerintah Saudi sangat mendukung program rencana kita membangun Kampung Haji dan mereka berharap segera dimulai pembangunannya,” kata Gus Irfan dilansir Antara, Selasa (14/7/2026).
Selain membahas pembangunan Kampung Haji, kedua negara juga mendiskusikan langkah-langkah untuk meningkatkan efisiensi penyelenggaraan ibadah haji, salah satunya dengan memperbanyak slot penerbangan sehingga masa tinggal jemaah di Arab Saudi dapat dipersingkat.
“Kita juga minta dalam rangka mengefisienkan pelaksanaan haji kita berupaya mengurangi masa tinggal di Saudi dengan cara menambah slot penerbangan dari Saudi maupun dari Indonesia sehingga itu akan bisa mengurangi masa tinggal di Saudi. Alhamdulillah Yang Mulia Menteri Transportasi Saudi juga memberikan dukungannya,” tuturnya.
Saat ditanya apakah kebijakan tersebut akan berdampak pada penurunan biaya haji, Irfan menjelaskan bahwa pembahasan mengenai komponen biaya memiliki mekanisme tersendiri. Meski demikian, ia meyakini efisiensi tersebut akan memberikan pengaruh positif.
“Oh itu nanti beda lagi, nanti ada itu perhitungan yang berbeda lagi. Insya Allah berpengaruh nanti,” ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Transportasi dan Layanan Logistik Arab Saudi Saleh bin Nasser Al-Jasser mengatakan pihaknya bersama Menteri Perhubungan Indonesia Dudy Purwagandhi juga membahas penguatan kerja sama di sektor transportasi dan logistik.
Selain peluang investasi di bidang maritim serta pertukaran pengalaman dalam pengembangan perkeretaapian, kedua negara juga membicarakan peningkatan frekuensi penerbangan melalui maskapai Arab Saudi.
“Kami juga membahas peningkatan frekuensi penerbangan antara kedua negara, baik oleh Saudia maupun Riyadh Air, yang diperkirakan akan mulai melayani rute ke Jakarta dalam beberapa bulan mendatang,” kata Saleh.
Ia menegaskan pemerintah Arab Saudi terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan bagi seluruh jemaah haji, termasuk jemaah asal Indonesia yang merupakan salah satu kelompok terbesar setiap musim haji.
Sebagai bagian dari peningkatan layanan tersebut, Arab Saudi terus mengembangkan berbagai infrastruktur pendukung, seperti Kereta Cepat Haramain, Kereta Al-Mashaer, perluasan kawasan Jamarat, serta sejumlah proyek lainnya guna memberikan kenyamanan bagi para jemaah.
“Insya Allah kami berharap dapat terus bekerja sama dengan Yang Mulia Menteri Haji dan Menteri Perhubungan untuk menghadirkan lebih banyak kemudahan dan peningkatan layanan bagi para jemaah Indonesia di masa mendatang,” ujar Saleh.





