Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

Wagub Papua: Nilai Pancasila Harus Ditanamkan dari Keluarga

34
×

Wagub Papua: Nilai Pancasila Harus Ditanamkan dari Keluarga

Share this article
Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen menilai penanaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila perlu dimulai dari lingkungan keluarga.

Jayapura – Wakil Gubernur Papua Aryoko Rumaropen menilai penanaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila perlu dimulai dari lingkungan keluarga. Menurutnya, keluarga menjadi fondasi awal dalam membentuk karakter anak sebelum mereka mendapatkan pendidikan di sekolah.

“Pendidikan itu bukan saja dimulai dari sekolah, tetapi juga dilakukan di lingkungan rumah atau rumah tangga masing-masing,” katanya seusai memimpin upacara Hari Kesaktian Pancasila di halaman Kantor Gubernur Papua, Kota Jayapura, dilansir dari Antara, Kamis (1/10/2026).

Aryoko mengatakan, keluarga mempunyai posisi penting dalam membentuk perilaku anak. Nilai dan kebiasaan yang diperkenalkan di rumah akan menjadi bekal ketika anak mulai berinteraksi di lingkungan pendidikan maupun masyarakat.

“Kemudian pada dunia pendidikan mengenai Pancasila juga diberikan dalam lingkungan sekolah, mulai dari tingkat dasar hingga pendidikan tinggi melalui pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan oleh sebab itu pembentukan karakter anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga dimulai dari keluarga,” tuturnya.

Ia menjelaskan, kebiasaan yang terbentuk di lingkungan keluarga akan terus terbawa saat anak memasuki sekolah dan berkembang hingga dewasa. Karena itu, nilai Pancasila perlu diterapkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“Untuk itu nilai-nilai Pancasila seperti persatuan, kebersamaan dan kepedulian terhadap sesama perlu dikenalkan melalui kehidupan sehari-hari sehingga tidak berhenti pada pembelajaran secara teori,” terangnya.

Aryoko menambahkan, pembiasaan tersebut diharapkan dapat membuat nilai-nilai Pancasila terus diamalkan ketika anak tumbuh dewasa.

Ia sekaligus mengajak masyarakat Papua menjaga persatuan, kedamaian, ketenteraman, serta keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), dimulai dari lingkungan keluarga.

“Maka secara tidak langsung kondisi yang harmonis akan mendukung penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kepada masyarakat secara baik dan merata” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *