Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Uncategorized

Pilot AS Dibunuh KKB, Menko Polkam Perintahkan Tindakan Tegas

39
×

Pilot AS Dibunuh KKB, Menko Polkam Perintahkan Tindakan Tegas

Share this article
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago. Foto: Goggle

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago mengecam keras aksi penyerangan yang dilakukan kelompok kriminal bersenjata (KKB) hingga menyebabkan tewasnya pilot asal Amerika Serikat, Nicholas F. Goseli, di wilayah Papua Pegunungan pada Kamis, 2 Juli 2026.

Djamari menegaskan, pemerintah tidak akan mentoleransi tindakan kekerasan yang mengancam keselamatan masyarakat maupun aktivitas penerbangan di Papua.

“Saya mengutuk keras pembakaran pesawat dan tindakan keji terhadap pilot pesawat AMA yang diduga kuat dilakukan KKB,” kata Djamari dalam siaran pers resmi Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan yang diterima di Jakarta, Jumat, 3 Juli 2026.

Menurut dia, pelaku harus mendapat tindakan tegas karena aksi tersebut tidak hanya merenggut nyawa seseorang, tetapi juga mengancam keamanan dan stabilitas di wilayah Papua.

Djamari memastikan pemerintah akan terus mendorong TNI dan Polri untuk memburu para pelaku serta mengambil langkah penegakan hukum secara tegas.

Selain itu, ia meminta aparat keamanan meningkatkan pengamanan di bandara-bandara wilayah Papua guna menjamin keselamatan operasional penerbangan.

Sementara itu, Komando Operasi (Koops) TNI Habema saat ini tengah melakukan pengejaran terhadap kelompok separatis yang diduga bertanggung jawab atas pembunuhan Nicholas F. Goseli di Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letnan Kolonel Infanteri Wirya Arthadiguna, mengatakan operasi pengejaran dilakukan setelah tim berhasil mengevakuasi jenazah korban dari lokasi kejadian.

“Hari ini operasi evakuasi melibatkan 10 personel Koops TNI Habema dengan dukungan dua helikopter Caracal. Seluruh proses dilaksanakan dengan mengedepankan faktor keamanan dan ketelitian mengingat medan operasi berada di wilayah pegunungan yang memiliki tingkat kesulitan tinggi,” kata Wirya.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah Nicholas dibawa ke Timika, Papua Tengah, untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak berwenang sesuai prosedur yang berlaku.

Terkait proses pengejaran, Wirya menyebut pihaknya telah mengidentifikasi kelompok yang diduga menjadi pelaku penyerangan tersebut.

“Pembunuhan terhadap pilot serta pembakaran pesawat PT AMA dilakukan oleh kelompok OPM XVI/Yahukimo yang dipimpin Elkius Kobak,” ujarnya.

Saat ini, aparat gabungan masih mengumpulkan berbagai informasi dan petunjuk untuk melacak keberadaan kelompok tersebut. Pengamanan di sekitar lokasi kejadian juga diperketat guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya serangan lanjutan.

Hal tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan masyarakat tetap terjaga, sekaligus menjamin keberlangsungan aktivitas penerbangan perintis di Papua.

“Patroli juga dilakukan dan pengejaran terhadap para pelaku. Kami akan terus bersinergi dengan seluruh unsur terkait agar keamanan masyarakat dan pelayanan penerbangan perintis di Papua tetap terjaga,” jelas Wirya.

Diketahui, insiden penyerangan terjadi pada Kamis, 2 Juli 2026, sekitar pukul 06.50 WIT. Peristiwa itu berlangsung sesaat setelah pesawat yang berangkat dari Bandara Wamena mendarat di Bandara Ipdeheik, Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, sekitar pukul 06.46 WIT.

Pesawat kemudian diserang hingga terbakar, sementara pilot Nicholas F. Goseli dinyatakan meninggal dunia akibat luka tembak di lokasi kejadian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *