Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

Kodim Jayawijaya Berikan Pembekalan Wawasan Kebangsaan kepada 100 Peserta Adem Papua Pegunungan

26
×

Kodim Jayawijaya Berikan Pembekalan Wawasan Kebangsaan kepada 100 Peserta Adem Papua Pegunungan

Share this article

Jakarta – Komando Distrik Militer (Kodim) 1702/Jayawijaya memberikan pembekalan wawasan kebangsaan kepada 100 peserta program Afirmasi Pendidikan Menengah (Adem) Tahun 2026 dari Provinsi Papua Pegunungan sebelum mereka melanjutkan pendidikan ke berbagai daerah di Indonesia.

Program Adem 2026 merupakan salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) setempat yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah tersebut.

Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 1702/Jayawijaya, Kapten Inf. Yubelius Simbiak, mengatakan para peserta berasal dari delapan kabupaten di Papua Pegunungan sehingga pembekalan wawasan kebangsaan dinilai penting untuk memperkuat karakter dan semangat kebangsaan mereka.

“Anak-anak ini akan dikirim ke luar Papua untuk menempuh pendidikan menengah sehingga wawasan kebangsaan, mental, karakter harus dibekali sehingga dalam menuntut ilmu di daerah orang benar-benar tekun, serius supaya memperoleh hasil yang baik,” katanya dalam keterangan tertulis dilansir Antara, Minggu (5/7/2026).

Menurut Yubelius, para peserta akan meninggalkan kampung halaman untuk menempuh pendidikan di berbagai wilayah Indonesia dengan harapan dapat meraih masa depan yang lebih baik.

“Oleh sebab itu, sebelum perjalanan panjang itu dimulai, Disdikbud Papua Pegunungan mempercayakan kami menjadi pemateri untuk membekali anak-anak tentang wawasan kebangsaan yang nantinya berguna bagi mereka dalam bersosialisasi dan berkomunikasi dengan teman-teman di luar Papua,” ujar Yubelius.

Dalam pembekalan tersebut, peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya persatuan, cinta tanah air, semangat bela negara, serta penghargaan terhadap keberagaman sebagai kekuatan bangsa Indonesia.

“Pembekalan tersebut menjadi pengingat bahwa ke mana pun mereka menuntut ilmu, identitas sebagai putra-putri Papua dan bagian dari bangsa Indonesia harus selalu melekat dalam hati,” katanya.

Yubelius menegaskan bahwa program Adem tidak hanya memberikan kesempatan memperoleh pendidikan yang lebih baik, tetapi juga menjadi amanah bagi para peserta untuk menjadi generasi penerus yang mampu membawa perubahan positif bagi daerah asal mereka.

“Anak-anak sekalian adalah harapan Papua di masa depan. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, jaga nama baik keluarga, daerah, dan bangsa. Jadilah generasi yang cerdas, berkarakter serta memiliki semangat nasionalisme yang kuat agar kelak dapat kembali membangun Papua dengan ilmu dan pengalaman yang dimiliki,” ujar Yubelius.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *