Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

Wakil Ketua Adat Wanam Dorong Silsilah Marga Didokumentasikan

8
×

Wakil Ketua Adat Wanam Dorong Silsilah Marga Didokumentasikan

Share this article
Kepala Kampung Wanam Distrik Ilwayab Kabupaten Merauke, Kosmas Kaize, mendorong agar pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) cetak sawah di Kampung Wanam, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi pertanian.

Jakarta – Wakil Ketua Adat Wanam, Marianus Magaepe Moiwen, mendorong penelusuran sejarah kampung dan pencatatan silsilah setiap marga sebagai bagian dari upaya menjaga identitas serta hubungan kekerabatan masyarakat adat.

Menurut Marianus, setiap marga memiliki latar belakang sejarah dan garis keturunan yang berbeda. Kondisi tersebut membuat pendokumentasian silsilah dinilai penting agar asal-usul keluarga dapat ditelusuri secara jelas dari generasi ke generasi.

“Setiap marga mempunyai sejarah dan garis keturunan masing-masing. Karena itu, kita perlu menyusun silsilah secara runtut, mulai dari leluhur terdahulu hingga keturunan yang hidup pada generasi sekarang,” ujar Marianus dalam keterangan, Jumat (13/9/2026).

Ia menuturkan, penyusunan pohon keluarga tidak sebatas mengumpulkan nama anggota keluarga. Lebih dari itu, dokumentasi tersebut dapat menjadi sarana untuk mempertahankan pengetahuan mengenai sejarah masyarakat sekaligus memperjelas hubungan kekerabatan antargenerasi.

Marianus menilai generasi muda perlu mendapatkan akses terhadap informasi mengenai asal-usul keluarga mereka. Dengan begitu, pengetahuan adat dan sejarah keluarga tidak hilang seiring pergantian generasi.

“Kalau silsilah disusun dengan baik, generasi muda akan lebih mudah mengetahui asal-usul mereka dan memahami bagaimana hubungan kekerabatan dalam keluarga maupun antarmarga,” katanya.

Ia berharap proses pendataan tersebut dilakukan secara teratur dan hasilnya dapat disimpan sebagai arsip yang bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Menurutnya, dokumentasi sejarah kampung dan silsilah marga juga dapat membantu generasi muda memahami identitas mereka sekaligus menjaga pengetahuan yang diwariskan oleh para leluhur.

“Dokumentasi ini nantinya bisa menjadi rujukan bagi anak-anak muda supaya mereka tidak kehilangan pengetahuan tentang identitas dan hubungan kekeluargaan mereka,” tuturnya.

Marianus menambahkan, upaya menjaga silsilah dan sejarah marga merupakan bagian dari tanggung jawab bersama masyarakat adat. Pengetahuan yang selama ini diwariskan secara lisan perlu mulai dicatat agar tetap dapat dipelajari oleh generasi berikutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *