Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

PII: Keselamatan Warga Sipil Papua Harus Jadi Prioritas Utama

15
×

PII: Keselamatan Warga Sipil Papua Harus Jadi Prioritas Utama

Share this article
Tangkapan layar pemantauan pesawat nirawak Satgas Habema TNI terhadap rumah warga yang diduga dibakar KKB di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pada Senin (13/4/2026). Dok. Satgas Habema
Tangkapan layar pemantauan pesawat nirawak Satgas Habema TNI terhadap rumah warga yang diduga dibakar KKB di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, pada Senin (13/4/2026). Dok. Satgas Habema

Direktur Politeia Institute Indonesia, Marselinus Gual, meminta semua pihak menahan diri dan tidak memainkan narasi-narasi provokatif. Sebab, kontak senjata antara aparat keamanan dengan kelompok separatis bersenjata di sejumlah wilayah Papua, apalagi di permukiman penduduk, hanya akan memperuncing keadaan dan mengorbankan warga sipil.

“Ketika kontak senjata terjadi di dekat permukiman, sipil berada dalam posisi paling rentan. Anak-anak tidak bisa belajar dengan tenang, aktivitas masyarakat terganggu, dan akhirnya justru warga mengungsi demi keselamatan,” katanya, Rabu (13/5/2026).

Ia menegaskan bahwa keselamatan warga sipil mestinya menjadi prioritas utama semua pihak. Masyarakat Papua pun tidak boleh terus-menerus hidup dalam ketakutan. Oleh sebab itu, penggunaan wilayah permukiman sebagai ruang pergerakan maupun lokasi aktivitas kelompok bersenjata harus dihindari.

“Masyarakat sipil jangan dijadikan tameng atau berada di tengah konflik. Papua membutuhkan situasi yang aman agar warga dapat kembali menjalankan aktivitasnya secara normal,” jelasnya.

Di sisi lain, Marsel mendorong pengarusutamaan aspek kemanusiaan secara lebih serius dalam penanganan situasi di Papua. Pemerintah daerah (pemda) perlu memastikan kebutuhan dasar masyarakat, terutama yang mengungsi, tetap terpenuhi.

“Yang paling penting saat ini adalah melindungi masyarakat sipil dan memastikan rakyat kecil tidak terus menjadi korban dari konflik yang terjadi,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *