Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

Stabilitas Keamanan Papua Penting untuk Melindungi Sipil dan Menjaga Pembangunan

2
×

Stabilitas Keamanan Papua Penting untuk Melindungi Sipil dan Menjaga Pembangunan

Share this article
Masyarakat Papua terpaksa mengungsi demi keamanan dan keselamatan dari teror KKB. Istimewa
Masyarakat Papua terpaksa mengungsi demi keamanan dan keselamatan dari teror KKB. Istimewa

Pengamat kebijakan publik Ade Reza Hariyadi menyatakan stabilitas keamanan di Papua menjadi faktor penting agar masyarakat dapat beraktivitas secara normal. Oleh sebab itu, semua pihak diminta menahan diri dan tidak terpancing aksi-aksi provokatif.

“Keamanan yang kondusif juga diperlukan agar pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, dan pembangunan di wilayah Papua dapat berjalan optimal. Ini harus menjadi atensi bersama,” katanya, Jumat (15/5/2026).

Masyarakat sipil, sambung Reza, pun harus mendapatkan perlindungan di tengah dinamika keamanan yang terjadi di Papua. Gangguan keamanan sekecil apa pun, apalagi jika berkepanjangan, justru akan menempatkan masyarakat sipil sebagai korban.

“Tentu masyarakat tidak akan dapat beraktivitas, pelayanan masyarakat, bahkan pembangunan terganggu. Pendidikan bagi anak-anak, pelayanan kesehatan, dan kegiatan ekonomi warga akan ‘tumbang’,” jelasnya.

Menurut dekan Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Krisnadwipayana (FIA Unkris) ini, tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat perlu dilibatkan dalam menciptakan kekondusifan di Papua. Pangkalnya, pendekatan sosial dan komunikasi yang baik dengan multipihak akan memperkuat rasa persatuan dan mencegah berkembangnya ketegangan.

“Di tengah kondisi seperti ini, semua pihak mestinya menyadari bahwa yang paling penting adalah memastikan masyarakat hidup tenang, mendapatkan pelayanan yang baik, dan merasakan manfaat pembangunan secara nyata. Stabilitas dan kedamaian harus menjadi fondasi penting untuk kemajuan Papua ke depan,” tutur Reza.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *