Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

Polda Papua Ajak Warga Hindari Perang Antarsuku

29
×

Polda Papua Ajak Warga Hindari Perang Antarsuku

Share this article
Masyarakat Papua terpaksa mengungsi demi keamanan dan keselamatan dari teror KKB. Istimewa
Masyarakat Papua terpaksa mengungsi demi keamanan dan keselamatan dari teror KKB. Istimewa

Jakarta – Polda Papua mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan setiap konflik tanpa perang antarsuku dengan mengedepankan nilai persaudaraan, kemanusiaan, serta mekanisme hukum yang berlaku. Penyelesaian persoalan seharusnya dilakukan melalui cara-cara damai tanpa mengesampingkan nilai budaya yang hidup di tengah masyarakat.

“Kami dari pihak kepolisian berharap dalam penyelesaian konflik jangan lagi gunakan perang karena menyebabkan korban jiwa, tetapi gunakan cara lain tanpa menghilangkan nilai-nilai budaya,” kata Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige R. Renwarin dilansir Antara, Jumat (10/7/2026).

Menurut Patrige, semangat persaudaraan dan kemanusiaan harus menjadi landasan utama dalam menyelesaikan setiap persoalan karena perang antarsuku bukan solusi dan justru dapat memunculkan masalah baru.

“Kami semua bersaudara, sehingga perang antarsuku jangan lagi digunakan dalam menyelesaikan sebuah masalah karena dapat menimbulkan persoalan baru,” ujarnya.

Ia menjelaskan konflik yang terjadi beberapa waktu lalu di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, berawal dari kecelakaan lalu lintas.

Karena itu, Kapolda mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara serta mematuhi aturan lalu lintas guna mencegah kecelakaan yang berpotensi memicu konflik sosial.

Selain mengedepankan penyelesaian secara damai, Patrige juga mengajak masyarakat memanfaatkan mekanisme hukum yang berlaku dalam menyelesaikan setiap permasalahan.

“Kami mendukung seluruh upaya penyelesaian konflik di Papua Pegunungan dengan mengedepankan hukum positif sehingga persoalan dapat diselesaikan secara lebih baik,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *