Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

Polresta Sorong Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Kokoda Lewat Hidroponik

35
×

Polresta Sorong Dorong Kemandirian Ekonomi Warga Kokoda Lewat Hidroponik

Share this article
Polresta Sorong Kota mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat Kokoda melalui Program Tokok Sagu. Foto: ANTARA/HO-Humas Polresta Sorong Kota

Jakarta – Polresta Sorong Kota mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat Kokoda melalui Program Tokok Sagu. Salah satu kegiatannya diwujudkan dengan pengembangan kebun hidroponik di Kota Sorong, Papua Barat Daya.

Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol Amry Siahaan mengatakan program tersebut tidak hanya ditujukan untuk mendukung ketahanan pangan, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk membangun usaha secara mandiri.

“Kebun hidroponik ini kita harapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kokoda. Yang paling penting, masyarakat dapat mandiri dan bangkit melalui usaha yang dikelola bersama,” katanya di Sorong, dilansir dari Antara, Minggu (4/10/2026).

Amry meminta masyarakat menjaga sekaligus mengembangkan kebun tersebut secara berkelanjutan hingga mampu menghasilkan panen yang memberikan nilai ekonomi.

“Kalau sudah panen, tolong informasikan kepada kami. Saya ingin datang bersama-sama masyarakat untuk melaksanakan panen perdana di kebun hidroponik ini,” ujar Amry.

Selain aspek ekonomi, Amry mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan pendidikan anak. Menurutnya, pendidikan tetap menjadi bagian penting dalam mempersiapkan masa depan generasi muda.

“Saya juga berharap anak-anak kita tetap sekolah. Pendidikan penting untuk masa depan mereka,” kata Amry.

Ketua Karang Taruna Kebun Hidroponik Steven Arwakom mengapresiasi pendampingan Polresta Sorong Kota melalui Program Tokok Sagu.

Ia menyebut program tersebut memberikan pengetahuan baru kepada pemuda dan masyarakat Kokoda, mulai dari pembuatan instalasi pipa hingga teknik penanaman dan perawatan tanaman.

Steven mengatakan hasil produksi kebun hidroponik juga telah memiliki calon pasar. Kondisi itu dinilai dapat membuka peluang tambahan pendapatan bagi masyarakat.

“Kurang lebih satu bulan ke depan sudah bisa panen,” ujarnya.

Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Kokoda Esau Gogoba juga menyambut baik program tersebut. Ia menilai Program Tokok Sagu memberikan kesempatan bagi generasi muda Kokoda untuk terlibat dalam kegiatan produktif sekaligus menggerakkan ekonomi di lingkungan mereka.

“Kami berterima kasih kepada Kapolresta Sorong Kota yang telah memberikan Program Tokok Sagu kepada anak-anak suku Kokoda,” ujarnya.

Esau berharap pendampingan kepada masyarakat terus dilakukan sehingga kebun hidroponik dapat berkembang menjadi sumber penghasilan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Salah satu warga Kokoda, Husen, turut mengapresiasi bantuan bibit selada dan pakcoy serta program pemberdayaan yang diberikan Polresta Sorong Kota.

Menurutnya, keberadaan kebun hidroponik tidak hanya berpotensi menghasilkan pendapatan, tetapi juga membuka peluang kerja dan menyediakan kegiatan produktif bagi masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *