Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

UNICEF Papua perkuat layanan kesehatan dan gizi di sekolah Jayapura

28
×

UNICEF Papua perkuat layanan kesehatan dan gizi di sekolah Jayapura

Share this article

Jakarta – UNICEF Papua memperkuat implementasi layanan kesehatan dan gizi di lingkungan sekolah melalui workshop dan pelatihan bagi guru di sekolah champion yang berada di Kabupaten dan Kota Jayapura, Papua.

Nutrition Officer UNICEF Tanah Papua Dwi Kristanto mengatakan kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam memberikan layanan gizi di sekolah, sekaligus mendukung pelaksanaan program prioritas nasional di bidang kesehatan.

“Kegiatan ini juga untuk memastikan ketrampilan dan pemahaman dari para guru di satuan pendidikan guna melaksanakan bagaimana layanan gizi itu, dan ini juga termasuk dengan program prioritas nasional yaitu cek kesehatan gratis bisa dilakukan pada tahun ajaran baru,” kata Dwi dikutip Antara, Rabu (8/7/2026).

Ia menjelaskan pelatihan yang didukung China International Development Cooperation Agency (CIDCA) itu merupakan bagian dari rangkaian program yang telah dijalankan, mulai dari implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga edukasi gizi di lingkungan sekolah.

Melalui kegiatan tersebut, UNICEF berharap sekolah dan madrasah memiliki kapasitas yang lebih baik dalam menerapkan layanan gizi dan kesehatan sehingga mampu mewujudkan lingkungan pendidikan yang sehat.

“Kami ingin baik sekolah maupun madrasah mewujudkan sekolah maupun madrasah memahami layanan gizi, sehingga ke depan dapat terwujud sekolah sehat,” ujarnya.

Menurut Dwi, hingga kini masih terdapat ketidaksinkronan antara sektor pendidikan dan kesehatan, terutama dalam pelaksanaan layanan gizi di sekolah. Karena itu, koordinasi antara sekolah dan puskesmas perlu diperkuat agar pelayanan kepada peserta didik dapat berjalan lebih optimal.

“Selama ini masih berjalan sektoral baik itu kesehatan maupun pendidikan, sehingga dengan adanya kegiatan ini guru bisa sadar bahwa selain kegiatan belajar mengajar dan MBG, penting juga layanan gizi dan kesehatan harus ada di sekolah,” katanya lagi.

Sementara itu, Guru SD Negeri Holtekamp, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Melinda Latupono, menilai pemahaman mengenai layanan kesehatan dan gizi penting dimiliki tenaga pendidik karena berkaitan dengan tumbuh kembang peserta didik selama berada di sekolah.

“Karena selain proses pembelajaran, kualitas gizi anak juga harus diperhatikan dan makanan juga dapat mempengaruhi perkembangan anak sehingga memang ini juga menjadi tanggung jawab kami (para guru) selain orang tua siswa,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *