Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

Pusat Pelatihan GKI di Tanah Papua Mulai Dibangun, Anggaran Capai Rp56,7 Miliar

26
×

Pusat Pelatihan GKI di Tanah Papua Mulai Dibangun, Anggaran Capai Rp56,7 Miliar

Share this article

Jakarta – Pembangunan Pusat Pelatihan dan Pembinaan GKI di Tanah Papua resmi dimulai setelah Wali Kota Sorong Septinus Lobat, S.H., MPA., melakukan peletakan batu pertama di kawasan Gerbang Saoka, Jalan Kapitan Pattimura, Tanjung Saoka, Kota Sorong.

Dalam kegiatan tersebut, Septinus Lobat juga dipercaya menjadi Ketua Pembangunan Pusat Pelatihan dan Pembinaan GKI di Tanah Papua.

Sejumlah pejabat turut menghadiri acara tersebut, di antaranya Ketua DPR Kota Sorong Drs. Ec. Jhon Lewerissa, Kapolda Papua Barat Daya Brigjen Pol. Yulius Audie Sonny Latuheru, Kajari Sorong Dr. Frenki Son Laku, S.H., M.M., M.H., anggota DPR Kota Sorong, para pendeta se-Papua Barat Daya, serta jajaran pimpinan OPD se-Papua Barat Daya.

Pusat pelatihan tersebut dirancang sebagai wadah pembinaan dan peningkatan kapasitas bagi para hamba Tuhan maupun jemaat GKI di Tanah Papua. Kehadirannya diharapkan dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia yang memiliki landasan iman dan nilai-nilai keagamaan.

Pembangunan fasilitas ini berdiri di atas lahan seluas sekitar 4,3 hektare. Berbagai sarana akan dibangun di kawasan tersebut, mulai dari pagar keliling dan tiga unit gapura hingga aula dengan kapasitas sekitar 500 orang.

Selain itu, proyek tersebut mencakup pembangunan enam unit resort beserta fasilitas umum, wedding chapel, jetty, taman doa, sport center, dan playground.

Untuk merealisasikan seluruh fasilitas tersebut, total anggaran yang disiapkan mencapai Rp56,7 miliar.

Dalam kesempatan yang sama, panitia pembangunan menetapkan nama fasilitas tersebut sebagai Pusat Pelatihan dan Pembinaan Pendeta Andrikus Mofu, M.Th.

Peletakan batu pertama menjadi penanda dimulainya pembangunan pusat pelatihan dan pembinaan tersebut. Ke depan, fasilitas ini diharapkan tidak hanya mendukung kegiatan pelayanan GKI, tetapi juga menjadi sarana pengembangan kapasitas dan kualitas sumber daya manusia di Tanah Papua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *