Jakarta – Pemerintah Kota Sorong menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Jambore Pemuda Adat Domberay 2026 yang digelar di Gedung LJ Kantor Wali Kota Sorong, Selasa (11/8/2026).
Mewakili Wali Kota Sorong, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kota Sorong, Musa Fonataba, hadir dalam kegiatan tersebut bersama Wakil Gubernur Papua Barat Daya H. Ahmad Nausrau, Wakil Menteri Kebudayaan RI H. Giring Ganesha Djumaryo, serta sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan lainnya.
Kegiatan itu turut dihadiri perwakilan Bupati Sorong, Kepala Perwakilan BPPPOKP Papua Barat Daya Drs. Otto Ihalaw, tokoh adat, pegiat budaya, akademisi, serta para peserta jamboree, dilansir dari laman resmi sorongkota, Jumat (14/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur Papua Barat Daya dan Wakil Menteri Kebudayaan RI menyoroti pentingnya menjaga jati diri dan warisan budaya Papua. Pemuda adat dinilai memiliki peran strategis sebagai generasi penerus dalam mempertahankan nilai-nilai leluhur sekaligus mengembangkan kebudayaan di tengah perubahan zaman.
Salah satu agenda penting dalam jambore tersebut adalah penyampaian aspirasi para pemuda adat Domberay kepada pemerintah. Aspirasi itu diterima langsung oleh Wakil Menteri Kebudayaan RI, Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Asisten III Setda Kota Sorong, serta perwakilan Bupati Sorong.
Salah satu usulan yang disampaikan berkaitan dengan pembentukan Dinas Kebudayaan Provinsi Papua Barat Daya. Aspirasi tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam memperkuat kelembagaan dan kebijakan di bidang kebudayaan.
Pemkot Sorong berharap Jambore Pemuda Adat Domberay 2026 tidak hanya menjadi ruang berkumpulnya generasi muda adat, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat adat, akademisi, dan pegiat budaya.
Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memastikan kebudayaan Papua tetap terjaga, sekaligus memberi ruang lebih besar kepada generasi muda untuk terlibat dalam pelestarian dan pengembangannya.













