Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

Kabut Asap Karhutla Selimuti Jayapura, Lansia dan Anak-anak Diimbau Pakai Masker

36
×

Kabut Asap Karhutla Selimuti Jayapura, Lansia dan Anak-anak Diimbau Pakai Masker

Share this article

Jakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua, mengimbau kelompok lanjut usia (lansia) dan anak-anak untuk menggunakan masker guna mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Meski kualitas udara setempat masih dinyatakan aman, masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru mengatakan, berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) setempat, kabut asap telah menyelimuti wilayah Jayapura selama sembilan hari.

“Informasi dari BMKG, ternyata kabut asap ini dibawa oleh angin dari arah Papua Nugini dan Merauke, Papua Selatan ke Kota Jayapura,” katanya.

Rustan menjelaskan, kondisi kualitas udara di Jayapura saat ini masih tergolong aman. Namun, pemerintah daerah tetap meminta masyarakat menjaga kesehatan, terutama kelompok rentan yang lebih berisiko mengalami gangguan pernapasan.

“Keselamatan kami lebih penting. Untuk itu, anak-anak dan lansia harus menggunakan masker untuk mencegah penyakit Ispa,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi kebutuhan pelayanan kesehatan, Pemkot Jayapura juga telah menyiagakan tim di puskesmas. Fasilitas tersebut dilengkapi peralatan medis, obat-obatan, serta oksigen untuk melayani masyarakat yang membutuhkan penanganan kesehatan.

Selain mengimbau penggunaan masker, pemerintah daerah meminta warga rutin memantau informasi cuaca dan perkembangan kondisi lingkungan melalui BMKG. Langkah tersebut dinilai penting agar masyarakat dapat menyesuaikan aktivitas dengan kondisi terkini.

Rustan menambahkan, kondisi hujan di Kota Jayapura diperkirakan masih berlangsung normal hingga November 2026.

“Untuk hujan di Kota Jayapura masih dalam kondisi normal hingga November 2026,” katanya.

Pemkot Jayapura berharap masyarakat tetap menjaga kesehatan dan mengikuti perkembangan informasi resmi selama kabut asap masih memengaruhi wilayah tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *