Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

Hari Integrasi 1 Mei, Momentum Perkuat Komitmen Kebangsaan

32
×

Hari Integrasi 1 Mei, Momentum Perkuat Komitmen Kebangsaan

Share this article
Pelajar di Kota Jayapura mengikuti pawai di sela kegiatan EduWalk 2025. Dok. Polda Papua
Pelajar di Kota Jayapura mengikuti pawai di sela kegiatan EduWalk 2025. Dok. Polda Papua

Peringatan Hari Integrasi Papua ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia setiap 1 Mei menjadi momentum penting untuk merefleksikan perjalanan sejarah sekaligus memperkuat komitmen kebangsaan. Direktur Politeia Institute Indonesia (PII), Marselinus Gual, menilai bahwa integrasi Papua merupakan proses panjang nation-building Indonesia yang harus terus dirawat melalui pendekatan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.

“Integrasi Papua tidak hanya memiliki dimensi historis dan hukum, tetapi juga mencerminkan upaya membangun kesatuan dalam keberagaman. Integrasi adalah proses berkelanjutan yang menuntut kehadiran negara secara nyata, baik melalui pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, maupun penguatan kapasitas masyarakat Papua,” tuturnya, Selasa (28/4/2026).

Ia mengapresiasi langkah pemerintah dalam beberapa tahun terakhir yang terus mendorong percepatan pembangunan di Papua, termasuk melalui kebijakan otonomi khusus (otsus), pembangunan konektivitas, serta peningkatan akses pendidikan dan kesehatan. Upaya tersebut dinilai dapat memperkecil kesenjangan dan memperkuat rasa keadilan sosial di wilayah timur Indonesia.

Meski demikian, Marsel menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan agar setiap kebijakan benar-benar tepat sasaran dan dirasakan langsung oleh masyarakat Papua. Ia juga mendorong pemerintah melakukan penguatan partisipasi masyarakat, khususnya perwakilan adat dan tokoh agama, dalam perumusan kebijakan sehingga pembangunan berbasis kebutuhan riil.

“Pendekatan dialogis dan kultural perlu terus diperkuat. Negara harus hadir bukan hanya sebagai regulator, government, tetapi juga sebagai governance, mitra yang mendengar dan memahami aspirasi masyarakat Papua. Pembangunan yang berkelanjutan harus berjalan pararel dengan upaya trust build dan memperkuat kohesi sosial,” jelasnya.

Lebih jauh, Marselinus mengajak seluruh elemen bangsa menjadikan peringatan 1 Mei sebagai momentum mempererat persatuan dan memperkuat semangat kebangsaan. Sebab, narasi kebersamaan dan gotong royong harus terus dikedepankan dalam melihat Papua sebagai bagian integral dari Indonesia.

“Kita berharap Papua semakin maju, sejahtera, dan menjadi bagian penting dari kekuatan Indonesia di kawasan timur. Dengan kolaborasi yang solid antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, masa depan Papua yang lebih baik adalah keniscayaan,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *