Peringatan Hari Integrasi Papua ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia pada 1 Mei menjadi momentum strategis untuk memperkuat persatuan nasional sekaligus mendorong akselerasi pembangunan berkelanjutan di “Bumi Cenderawasih”. Oleh karena itu, integrasi Papua harus terus dimaknai sebagai proses dinamis yang menuntut sinergi seluruh elemen bangsa.
“Integrasi Papua jangan hanya dilihat sebagai peristiwa sejarah, tetapi harus lebih fundamental, yaitu fondasi penting dalam memperkuat persatuan Indonesia sebagai negara kepulauan yang majemuk. Maka, negara harus menerjemahkan integrasi Papua ke dalam kebijakan yang adaptif dan responsif dengan kebutuhan masyarakat Papua sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan secara luas,” ucap Direktur Eksekutif Semar Institute, Tunjung Budi Utomo, pada Rabu (29/4/2026).
Ia mengapresiasi berbagai program dan kebijakan pemerintah yang terus mempercepat pembangunan di Papua. Berbagai langkah yang dilakukan, seperti infrastruktur fisik, peningkatan kualitas SDM, hingga perluasan akses layanan dasar, dinilai berdampak positif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka peluang baru bagi masyarakat, khususnya orang asli Papua (OAP).
Namun demikian, Tunjung meminta pemerintah memastikan pembangunan berjalan inklusif dan berkelanjutan. Kemudian, pendekatannya semakin mengedepankan kearifan lokal dan memperkuat pelibatan masyarakat sejak tahap awal.
“Partisipasi aktif masyarakat Papua menjadi kunci agar pembangunan tidak hanya cepat, tetapi juga tepat sasaran dan berdaya guna,” jelasnya.
Tunjung juga mendorong pemerintah melakukan penguatan komunikasi publik yang konstruktif guna menjaga stabilitas dan memperkuat kepercayaan masyarakat. Sebab, narasi yang menyejukkan dan berbasis fakta akan menciptakan ruang publik yang kondusif dan produktif.
Di sisi lain, ia mengajak seluruh pihak menjadikan peringatan Hari Integrasi Papua sebagai momentum mempererat solidaritas nasional. Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah (pemda), dan masyarakat adalah faktor utama dalam mewujudkan Papua yang maju dan sejahtera.
“Papua akan terus berkembang sebagai bagian penting dari masa depan Indonesia jika disertai komitmen bersama dan pendekatan yang inklusif. Makanya, momentum Hari Integrasi Papua harusnya juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan memastikan pembangunan berjalan beriringan dengan keadilan sosial,” tutur Tunjung.













