Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

Satgas Yonif 753/ATV Temukan 169 Pohon Ganja di Pegunungan Bintang

31
×

Satgas Yonif 753/ATV Temukan 169 Pohon Ganja di Pegunungan Bintang

Share this article
Satgas Yonif 753/Arga Vira Tama (ATV) menemukan sekaligus mengamankan sebuah ladang ganja di kawasan Desa Tomka, Distrik Oksamol, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.

Jakarta – Satgas Yonif 753/Arga Vira Tama (ATV) menemukan sekaligus mengamankan sebuah ladang ganja di kawasan Desa Tomka, Distrik Oksamol, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto mengungkapkan, dari lokasi tersebut personel menemukan sebanyak 169 batang tanaman ganja.

Berdasarkan hasil temuan di lapangan, tanaman ganja itu diduga dibudidayakan di kawasan hutan sekitar Desa Tomka. Saat ditemukan, seluruh tanaman disebut telah memasuki masa siap panen.

Setelah lokasi dipastikan aman, prajurit Satgas segera mencabut seluruh tanaman ganja untuk kemudian diserahkan kepada kepolisian setempat sebagai barang bukti sebelum dimusnahkan.

“Dari informasi yang diterima terungkap tanaman ganja itu merupakan sumber logistik KKB yang setelah dipanen akan dijual ke masyarakat,” kata Lucky Avianto dilansir Antara, Jumat (26/6/2026).

Selain melakukan penindakan di lapangan, TNI juga memperkuat langkah antisipasi terhadap masuknya berbagai barang terlarang, termasuk narkotika. Salah satu upaya yang dilakukan yakni mengevaluasi kesiapan armada tempur yang dapat mendukung operasi pemberantasan peredaran narkoba.

Menurut Lucky, Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III berkomitmen mendukung perang melawan narkoba sebagai bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya poin ketujuh yang menekankan pemberantasan peredaran narkotika secara menyeluruh.

“Setiap akar ganja yang dicabut adalah ikhtiar TNI untuk menyelamatkan generasi muda agar tetap tumbuh dalam nilai-nilai luhur adat, norma dan budaya, tanpa narkoba, karena mereka adalah harapan masa depan Papua,” kata Letjen TNI Lucky Avianto.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya pemberantasan narkoba. Ajakan tersebut, kata Lucky, menjadi semakin penting setelah sebelumnya juru bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, menyampaikan seruan mengenai legalisasi budidaya ganja di Papua.

Menurutnya, seruan tersebut merupakan bagian dari upaya kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang berpotensi merusak kehidupan sosial masyarakat, terutama generasi muda Papua.

“Seruan itu merupakan wujud nyata upaya KKB merusak dan menghancurkan mental-spiritual masyarakat, khususnya generasi muda penerus masa depan Papua,” kata Letjen TNI Lucky Avianto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *