Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

Gubernur Papua Prioritaskan Pembangunan Jalan Darat Jayapura-Nabire

33
×

Gubernur Papua Prioritaskan Pembangunan Jalan Darat Jayapura-Nabire

Share this article

Jakarta – Gubernur Papua Mathius D Fakhiri memprioritaskan pembangunan jaringan jalan darat yang menghubungkan Jayapura hingga Nabire. Ha tersebut sebagai upaya memperkuat konektivitas antardaerah sekaligus mendorong pemerataan pembangunan di Papua.

“Pembangunan jaringan transportasi darat menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah karena memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat, distribusi barang, serta pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah,” kata Fakhiri di Jayapura, dilansir Antara, Rabu (8/7/2026).

Ia menjelaskan sebagian ruas jalan yang akan dibangun berada di bawah kewenangan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten. Jalur tersebut diharapkan menjadi bagian dari koridor transportasi yang menghubungkan kawasan utara Papua.

“Visi besar kami adalah membangun koridor transportasi yang saling terhubung dari Jayapura menuju Biak, Serui, Waropen, Nabire hingga Sarmi dan daerah lainnya,” ujarnya.

Menurut Fakhiri, terwujudnya jaringan jalan tersebut akan mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap transportasi laut yang selama ini menjadi pilihan utama karena kondisi geografis Papua, namun membutuhkan waktu tempuh lebih lama.

“Kalau jalan dari Serui menuju Yapen Utara atau Yapen Barat sudah baik, masyarakat tidak perlu lagi memutar perjalanan. Dari sana kami harapkan ada dukungan Kementerian Perhubungan agar tersedia layanan penyeberangan menuju Biak sehingga konektivitas semakin efisien,” katanya.

Pemerintah Provinsi Papua juga merencanakan penguatan konektivitas darat yang menghubungkan Biak dan Supiori, Serui menuju Waropen hingga tersambung ke Nabire. Dalam jangka panjang, jaringan tersebut diharapkan dapat diteruskan ke Kabupaten Mamberamo Raya dan terkoneksi dengan Kabupaten Sarmi sehingga membentuk jalur transportasi darat yang terintegrasi di kawasan utara Papua.

“Kalau seluruh jaringan ini terkoneksi, maka lalu lintas darat di Papua akan semakin terintegrasi. Dampaknya bukan hanya mempercepat mobilitas masyarakat, tetapi juga memperkuat pertumbuhan ekonomi di seluruh kawasan,” ujarnya.

Fakhiri mengakui pembangunan jalan menuju wilayah pegunungan telah mengalami kemajuan, namun penyelesaiannya masih menghadapi sejumlah tantangan, termasuk faktor keamanan di beberapa daerah.

“Karena itu, pemerintah provinsi mengusulkan percepatan pembangunan jalur utara Papua sebagai alternatif yang dinilai lebih memungkinkan untuk segera diwujudkan. Apalagi keberadaan jaringan jalan di wilayah utara akan semakin memperkuat sistem transportasi laut yang juga sedang dipersiapkan pemerintah daerah,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *