Jakarta – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan, menyiapkan anggaran Rp4 miliar untuk memperkuat kerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Anggaran tersebut diarahkan untuk mendukung peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah Jayawijaya.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jayawijaya Ludya E Logo mengatakan kerja sama dengan BPJS Kesehatan telah menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mengoptimalkan layanan kesehatan masyarakat.
“Tahun ini alokasi anggaran yang dikucurkan untuk kerja sama dengan BPJS Kesehatan sebesar Rp4 miliar untuk membantu meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Jayawijaya,” katanya di Wamena, dilansir dari Antara, Senin (31/8/2026).
Menurut Ludya, kemitraan antara Pemkab Jayawijaya dan BPJS Kesehatan bukan program baru. Kerja sama tersebut telah berjalan selama beberapa tahun dan terus diarahkan untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat.
“Kerja sama dengan BPJS Kesehatan sangat penting untuk mendukung pelayanan kesehatan yang lebih optimal bagi masyarakat di Jayawijaya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sumber anggaran untuk kerja sama tersebut berasal dari dana otonomi khusus (otsus) serta Dana Bagi Hasil (DBH) Cukai Hasil Tembakau.
Ludya mengatakan kolaborasi pemerintah daerah dengan BPJS Kesehatan juga menjadi bagian dari upaya mencapai cakupan kesehatan semesta atau Universal Health Coverage (UHC).
Program tersebut diharapkan dapat memastikan masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Kami berharap masyarakat Jayawijaya peserta BPJS Kesehatan memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih baik sesuai kriteria dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh asuransi kesehatan itu,” ujarnya.
Pemkab Jayawijaya berharap dukungan anggaran tersebut dapat memperkuat pelayanan kesehatan sekaligus memperluas manfaat program jaminan kesehatan bagi masyarakat di daerah tersebut.













