Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

Dinkes Papua Pastikan Stok Obat ARV Aman untuk Lebih dari 26 Ribu Pengidap HIV/AIDS

36
×

Dinkes Papua Pastikan Stok Obat ARV Aman untuk Lebih dari 26 Ribu Pengidap HIV/AIDS

Share this article
Dinas Kesehatan (Dinkes) Papua memastikan persediaan obat Antiretroviral (ARV) bagi pengidap HIV/AIDS di wilayahnya tetap tersedia dengan aman. Foto: Ilustrasi

Jakarta – Dinas Kesehatan (Dinkes) Papua memastikan persediaan obat Antiretroviral (ARV) bagi pengidap HIV/AIDS di wilayahnya tetap tersedia dengan aman. Hingga kini, jumlah penderita HIV/AIDS yang tercatat di Provinsi Papua mencapai 26.271 orang.

Pelaksana Tugas Kepala Dinkes Papua dr Beeri Wopari mengatakan masyarakat yang menjalani terapi ARV tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan obat karena pemerintah terus menjamin distribusinya. Obat tersebut diberikan secara gratis kepada para pasien.

“Tetap mengonsumsi obat ARV secara rutin selama seumur hidup walaupun dalam pemeriksaan virus HIV/AIDS sudah tidak terdeteksi,” katanya dilansir Antara, Selasa (4/8/2026).

Menurut Beeri, layanan pengambilan obat kini tidak hanya tersedia di rumah sakit, tetapi juga dapat diakses melalui puskesmas. Kebijakan tersebut diharapkan memudahkan pasien memperoleh obat tanpa harus menempuh perjalanan ke rumah sakit.

Ia menambahkan, kemudahan akses menjadi penting mengingat terapi ARV harus dijalani sepanjang hidup sehingga keberadaan obat di fasilitas kesehatan tingkat pertama akan membantu meningkatkan kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan.

Beeri menjelaskan, obat ARV berfungsi menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh penderita HIV/AIDS. Meski demikian, terapi tersebut belum dapat menyembuhkan infeksi HIV secara total.

Ia menegaskan hingga saat ini belum tersedia obat yang mampu menyembuhkan HIV/AIDS.

Berdasarkan data Dinkes Papua, mayoritas pengidap HIV/AIDS berada pada kelompok usia produktif, yakni 15 hingga 50 tahun. Kota Jayapura menjadi daerah dengan jumlah kasus tertinggi, mencapai 11.235 orang.

Sementara itu, dari sembilan kabupaten dan kota di Provinsi Papua, Kabupaten Mamberamo Raya mencatat jumlah kasus HIV/AIDS paling sedikit, yakni sebanyak 131 orang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *