Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Budaya

Pemkab Jayawijaya Dorong Pengembangan Kopi di 328 Kampung

36
×

Pemkab Jayawijaya Dorong Pengembangan Kopi di 328 Kampung

Share this article
Bupati Jayawijaya Atenius Murib. Foto: Antara

Wamena – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayawijaya, Papua Pegunungan, mendorong pengembangan budidaya kopi di 328 kampung dan empat kelurahan sebagai salah satu upaya meningkatkan pendapatan masyarakat.

Bupati Jayawijaya Atenius Murip mengatakan kopi memiliki potensi ekonomi yang cukup besar sehingga masyarakat didorong untuk mengembangkan komoditas tersebut secara berkelanjutan.

“Ratusan bibit tanaman kopi disiapkan untuk ditanam di kawasan Taganek dengan harapan ke depan masyarakat bisa menjaga, merawat dan memanen sehingga dapat membantu ekonomi keluarga. Kami juga harap tanaman kopi dapat dikembangkan di kampung lainnya di Jayawijaya,” katanya dilansir dari Antara, Kamis (1/10/2026).

Menurut Atenius, kondisi wilayah Jayawijaya dinilai sesuai untuk pengembangan tanaman kopi. Karena itu, pemerintah daerah mendorong masyarakat menjadikan komoditas tersebut sebagai bagian dari investasi ekonomi jangka panjang.

“Kami pemerintah daerah mendorong masyarakat membudidayakan tanaman kopi sebagai investasi di masa depan. Kopi dari Jayawijaya sangat diminati oleh masyarakat di luar maka tanaman ini harus dijaga dan dirawat secara baik,” ujarnya.

Ia menyebut kopi hasil budidaya masyarakat Jayawijaya memiliki cita rasa yang khas dan berbeda dibandingkan kopi dari sejumlah daerah lain di Indonesia.

“Kami ingin ke depan tanaman kopi tidak hanya sampai diproses panen dan dijual di pasar lokal, tetapi dapat dikemas, diolah secara baik sehingga dijual dalam kemasan-kemasan sehingga menambah nilai ekonominya,” katanya.

Atenius menegaskan pengembangan komoditas kopi membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak. Salah satunya melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Jayawijaya yang turut membantu pengemasan dan pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Pemerintah daerah harus bekerja sama dengan pihak lain salah satunya Dekranasda dalam memperkenalkan kopi Jayawijaya dalam kemasan yang baik sehingga menarik orang untuk membelinya. Dan kami juga berharap dukungan langsung dari Kementerian UMKM RI supaya produk-produk kopi Jayawijaya dapat dipasarkan di tingkat nasional maupun internasional,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *