Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Berita

HUT RI ke-81, HMI Merauke Dorong Keadilan Nyata bagi Masyarakat Papua

31
×

HUT RI ke-81, HMI Merauke Dorong Keadilan Nyata bagi Masyarakat Papua

Share this article

Jakarta – Momentum 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia dinilai harus menjadi kesempatan untuk mengevaluasi sejauh mana pembangunan telah menghadirkan keadilan bagi seluruh masyarakat, termasuk masyarakat asli Papua di Merauke.

Ketua Umum HMI Cabang Merauke, Irwan, mengatakan kemerdekaan tidak semestinya hanya dipahami sebagai kebebasan secara formal. Menurutnya, kemerdekaan harus tercermin dalam kehidupan sehari-hari melalui pemenuhan kebutuhan dasar, akses pembangunan yang terbuka, serta kesempatan masyarakat menentukan masa depan.

Ia menegaskan, keadilan bukan berarti setiap orang harus memperoleh sesuatu dalam jumlah yang sama. Negara perlu melihat kondisi dan tingkat kebutuhan masyarakat agar kebijakan yang diberikan benar-benar tepat sasaran.

“Kalau kita berbicara tentang adil, bukan hanya sekadar sama rata. Keadilan lebih mengarah kepada siapa yang lebih membutuhkan,” ujar Irwan dalam diskusi Refleksi Kemerdekaan RI ke-81 di Merauke.

Irwan mencontohkan kondisi sebagian masyarakat Asmat yang tinggal di Merauke. Berdasarkan keterlibatan HMI bersama elemen Cipayung Plus dalam sejumlah kegiatan sosial, masih ditemukan kebutuhan terhadap pendampingan, pemberdayaan ekonomi, hingga peningkatan kapasitas masyarakat.

Menurutnya, pembangunan tidak cukup hanya diwujudkan dalam bentuk bantuan. Masyarakat juga perlu dibekali kemampuan agar dapat berkembang secara mandiri, memahami hak-haknya, dan terlibat dalam menentukan arah pembangunan.

Irwan juga menilai pemerintah membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dalam menjalankan berbagai program. Masyarakat tidak seharusnya hanya menjadi penerima kebijakan, tetapi juga berperan sebagai mitra yang kritis dalam mengawal pembangunan.

“Tidak mungkin pemerintah berjalan sendiri tanpa mengetahui apa yang diinginkan rakyat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kritik dan aspirasi masyarakat semestinya tidak dipandang sebagai hambatan. Sebaliknya, masukan tersebut dapat menjadi bahan evaluasi agar kebijakan pemerintah semakin sesuai dengan kondisi nyata di lapangan.

Karena itu, Irwan berharap peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi agenda seremonial setiap tahun. Semangat kemerdekaan harus diterjemahkan melalui pembangunan yang mampu mengurangi kesenjangan sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat.

Di tengah perkembangan pembangunan di Merauke, ia mendorong pemerintah, masyarakat, mahasiswa, serta organisasi kepemudaan memperkuat kolaborasi.

Menurutnya, kemajuan daerah harus berjalan seiring dengan upaya memastikan masyarakat yang paling membutuhkan turut merasakan manfaat pembangunan dan memperoleh keadilan yang nyata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *